Sadisnya Pelaku Klitih Awal Ramadan Kemarin, Korban yang Pingsan Tetap Dipukuli 

erfan erlin
Salah satu adegan ketika pelaku melempar batu terhadap korban.(MPI/erfan Erlin)

Beberapa meter sebelum bundaran di depan Samsat Kota Yogyakarta, korban NH bersama rekannya Ferry Putar balik. Melihat korban putar balik, para pelaku menunggu di depan Kantor Perpusda. Salah seorang dari mereka berinisial R kemudian turun dan menghadang korban di seberang jalan.

"R kemudian mengambil batu dan melemparkannya ke arah korban yang saat itu berboncengan dengan Fahri,"ujar dia.

Mendapat lembaran batu tersebut, korban yang berboncengan dengan Fahri kemudian menabrak pot bunga dan langsung ambruk. Nampaknya korban NH sudah tidak sadarkan diri ketika ambruk tersebut karena sudah tidak bergerak lagi.

Rekan korban yang bernama Fahri langsung melarikan diri karena melihat rombongan pelaku mendatangi mereka. Rombongan pelaku kemudian melakukan penganiayaan secara beramai-ramai terhadap korban yang sudah tidak berdaya tersebut.

"R mendatangi korban yang sudah tidak berdaya. Dan menendang muka korban serta mengambil kunci motor korban lantas membuangnya ke halte bus yang berada di seberang jalan. Tujuannya agar korban tidak melarikan diri,"tuturnya.

Terlihat dalam rekonstruksi tersebut ada yang terus melakukan penganiayaan terhadap korban yang sudah tidak berdaya. Kemudian pelaku yang lain ada yang menghajar korban dengan sabuk ujungnya besi ke arah muka berkali-kali. Ada juga yang menendang muka, kepala bagian belakang, punggung dan juga paha korban.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Ustazah di Banjarbaru Tewas Dibegal, Kepala Dipukul Pakai Balok

57 tahun lalu

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Jogja

57 tahun lalu

Rekonstruksi Mayat Dalam Koper di Brebes, Begini Cara Tersangka Mutilasi Korban

57 tahun lalu

Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Asahan Ricuh, Ibu Korban Mengamuk Histeris

57 tahun lalu

Rekonstruksi Pembunuhan Modus COD di Sumedang, Istri Korban Minta Tersangka Dihukum Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal