Saber Pungli Didesak Sikapi Isu Pemotongan Dana Pakualam Ground

Kuntadi
Warga terdampak proyek bandara NYIA saat berunjuk rasa menuntut pencairan dana tali asih Pakualam Ground (PAG). (Foto: Dok. iNews.id)

KULONPROGO, iNews.id – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulonprogo meminta tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) untuk turun tangan menyikapi dugaan pemotongan dana kompensasi penggarap lahan Pakualam Ground (PAG) yang terdampak proyek bandara baru Yogyakarta (NYIA).

Mereka berharap agar indikasi pemotongan kompensasi bagi warga terdampak bandara itu bisa segera diusut tuntas. “Kami mendesak tim Saber Pungli untuk turun menindaklanjutinya,” kata Ketua Komisi I DPRD Kulonprogo, Ajrudin Akbar, Selasa (28/8/2018).

Dia menjelaskan, mendasari Perpres 87/2016 tentang Saber Pungli, masyarakat bisa berperan serta dalam pemberantasan pungutan liar, baik secara langsung maupun tidak langsung. Peran serta masyarakat dapat dilakukan dalam bentuk pemberian informasi, pengaduan, pelaporan, dan atau bentuk lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Menurut Ajrudin, warga sebenarnya sudah memberikan informasi baik langsung ataupun melalui media. Tidak ada alasan bagi tim Satgas Saber Pungli untuk tidak turun. Apalagi tim ini juga melibatkan berbagai unsur penegak hukum, baik dari kepolisian, kejaksaan maupun dari PNS sendiri. “Sesuai prosedur seharusnya segera ditindaklanjuti,” ucapnya.

Kepala Desa Glagah, Agus Parmono membantah adanya pemotongan dana kompensasi bagi warga terdampak pembangunan bandara Yogyakarta. Agus mengakui desa melalui perangkatnya memfasilitasi warga untuk proses pembebasan lahan. Baik lahan sendiri berupa tanah sertifikat maupun tanah Pakualaman (Pakualam Ground). “Tidak ada satu pun perangkat yang melakukan pemotongan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

57 tahun lalu

Emosi Tim Voli yang Didukungya Kalah, Pemuda di Kulonprogo Tikam 2 Suporter Lawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal