Zhirnov menceritakan, awalnya unit Taliban yang tidak bersenjata telah memasuki ibu kota dan meminta pemerintah dan pasukan AS untuk menyerahkan senjata mereka. Selanjutnya, unit-unit utama Taliban yang bersenjata mulai masuk setelah Presiden Ashraf Ghani melarikan diri dan memberlakukan jam malam.
Taliban telah mengambil kendali atas perimeter keamanan Kedutaan Besar Rusia. Zhirnov akan mengadakan pembicaraan keamanan terperinci dengan Taliban pada Selasa (17/8/2021).
"Taliban telah berjanji, sejalan dengan perjanjian sebelumnya, untuk melindungi diplomat Rusia. Ketakutan Barat tentang perilaku mereka sejauh ini belum terbukti," katanya.
Zamir Kabulov, perwakilan khusus Presiden Vladimir Putin di Afghanistan mengatakan, kampanye panjang Moskow untuk membangun hubungan dengan Taliban tampaknya sekarang membuahkan hasil.
"Bukan tanpa alasan kami telah menjalin kontak dengan gerakan Taliban selama tujuh tahun terakhir," kata Kabulov kepada Ekho Moskvy, Senin (16/8/2021).
Dia mengatakan, bila Taliban tidak sepenuhnya berkuasa, maka mereka akan memainkan peran utama di masa depan Afghanistan dalam hal apa pun.