Rusia Berjanji Tak Gunakan Senjata Nuklir dalam Konflik dengan Ukraina

Anton Suhartono
Pemerintah Rusia kembali berjanji tak akan menggunakan senjata nuklir dalam perang di Ukraina. (Foto : Reuters)

Peskov menyalahkan negara-negara Eropa yang membahas masalah nuklir. Hal ini justru meningkatkan ketegangan di kawasan yang sama sekali tidak bisa diterima dan berpotensi membahayakan.

Invasi Rusia ke Ukraina memicu konfrontasi kembali antara Moskow dengan Washington sejak Krisis Rudal Kuba pada 1962. Saat itu kedua negara adidaya yang terlibat Perang Dingin itu nyaris memicu perang nuklir.

Untuk diketahi Rusia dan AS saat ini merupakan kekuatan nuklir terbesar. Kedua negara itu memiliki sekitar 90 persen hulu ledak nuklir dunia.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

57 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal