Rusia Ancam AS, Peringatkan Pengiriman Senjata ke Ukraina Berisiko Konfrontasi Militer

Anton Suhartono
Rusia ancam AS jika negara-negar barat tetap mengirim bantuan senjata ke Ukraina. (Foto: Katmerciler)

Anatoly Antonov juga mengatakan, kerja sama militer Ukraina dengan NATO sudah dimulai jauh sebelum dimulainya operasi militer khusus. Ukraina, kata dia, sudah dibanjiri persenjataan dari Barat, bahkan Presiden Volodymyr Zelensky juga mengumumkan rencana negaranya memperoleh senjata nuklir.

Pernyataan Antonov itu tampaknya merujuk pada pidato Zelensky di Konferensi Keamanan Munich, Jerman, pada 19 Februari atau 5 hari sebelum serangan Rusia.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba pada Kamis lalu mendesak negara-negara NATO untuk terus menyediakan senjata. Dia menegaskan, Ukraina tidak hanya membela diri tapi juga membantu keamaan NATO.

NATO secara konsisten menolak untuk mengabulkan permintaan Zelensky menerapkan zona larangan terbang di wilayah udara Ukraina karena tindakan itu bisa memicu konfrontasi terbuka dengan Rusia.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

57 tahun lalu

Salah Sasaran, WNA asal Amerika Jadi Korban Penganiayaan di Lombok Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal