DKP Kulonprogo menduga, matinya puluhan ribu ikan ini akibat limbah tambak udang yang dibuang ke laguna. Kondisi ini diperparah dengan debit air yang menyusut akibat musim kemarau. Idealnya memang dari saluran pembuangan limbah ditampung dan diolah terlebih dulu.
“Amoniak ini yang menjadi racun untuk ikan di laguna,” ucapnya.
Selain ikan nila, beberapa jenis ikan liar juga banyak ditemukan mati. Seperti ikan bethik, keting dan beberapa jenis lainnya.
Rencananya, bangkai ikan ini akan dikubur dengan membuat lubang di dekat laguna. Langkah ini perlu dilakukan agar tidak menimbulkan bau dan bibit penyakit.
“BLH (Badan Lingkungan Hidup) Provinsi juga akan ke sana untuk mengambil sampel,” katanya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Kulonprogo Priyo Santoso meminta Pemkab Kulonprogo turun tangan menangani permasalahan ikan yang mati. Sebab lokasi ini merupakan tempat budidaya ikan dan keberadaan tambak udang juga sudah sesuai dengan RTRW.