Razia Penyakit Masyarakat di Klaten, Petugas Kejar Badut Pengamen Masuk Permukiman

Saeful Efendi
Badut pengamen yang terjaring razia penyakit masyarakat di Kabupaten Klaten. Foto: Saeful Efendi. Foto: Saeful Efendi.

KLATEN, iNews.id - Petugas gabungan di Kabupaten Klaten menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) dengan sasaran pengamen, gelandangan dan orang telantar (PGOT), Kamis (13/10/2022). Razia diwarnai kejar-kejaran dan ada badut pengamen yang lari masuk di permukiman penduduk. 

Razia ini dilaksanakan petugas gabungan melibatkan Satpol PP, TNI, Polri dan Dinas Sosial. Petugas terpaksa mengejar seorang badut pengamen yang berusaha melarikan diri di Jalan Yogya-Solo, tepatnya di traffic light SGM Prambanan, Klaten.

Karena banyaknya petugas yang mengejar, badut pengamen ini akhirnya tertangkap setelah lari ke perkampungan. Ia lalu digelandang ke mobil petugas. 

“Razia sebagai penegakan Perda Nomor 27 Tahun 2022 dan Nomor 12 Tahun 2013 tentang Keindahan Ketertiban dan Kebersihan (K3) serta Pelacuran dengan sasaran pengamen, gelandangan, orang terlantar,” kata Kepala Satpol PP Klaten, Joko Hendrawan, Kamis (13/10/2022).
 
Razia juga menyasar sejumlah hotel kelas melati di wilayah Klaten. Hasilnya, ditemukan satu pasangan tak resmi yang sedang ngamar. Mereka pun langsung diamankan untuk dilakukan pembinaan. 

“Rencananya, kegiatan ini akan terus berkelanjutan untuk menjaga keamanan di Kabupaten Klaten,” ujarnya. 

Sementara bagi yang terjaring razia, selanjutkan dilakukan pembinaan dan wajib lapor. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Jateng Bongkar Penyelundupan 1.727 Kendaraan ke Timor Leste Senilai Rp50 Miliar

57 tahun lalu

Banjir Rendam SD di Klaten, Siswa Diliburkan

57 tahun lalu

Atap Parkiran di Klaten Roboh Diterjang Angin Kencang, 3 Orang Luka 20 Kendaraan Rusak

57 tahun lalu

Pasutri asal Klaten Korban Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans Dimakamkan Satu Liang Lahad

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Klaten yang Lebih Lancar, Aman dan Nyaman untuk Dilewati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal