Rawan Longsor, 3 Bukit di Kulonprogo Dipasangi Alat Deteksi Dini Bencana

Kuntadi
Petugas BPBD DIY mengecek alat deteksi dini longsor di kawasan perbukitan Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Perangkat ini, kata Danang, bakal mengirimkan data dengan jangka waktu setiap dua menit sekali kepada server yang dikelola BPBD Kulonprogo.

Bila terjadi longsor atau penetapan status waspada, Pusdalops BPBD Kulonprogo bakal menyalakan sirine yang telah dipasang di permukiman warga. “Perangkat baru ini lebih efisien dan efektif dibanding yang lama,” ucapnya.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana mengatakan, selain memasang perangkat pemberi sinyal bencana, BPBD tetap mengimbau masyarakat terkait bahaya bencana tanah longsor yang bisa terjadi kapan saja.

Menurut dia, masyarakat diminta tak hanya mengandalkan EWS ataupun perangkat yang telah dipasang di titik-titik tertentu, namun juga menajamkan kepekaan terhadap kondisi alam. “Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, karena alat ada risiko kerusakan,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ambulans Bawa Pasien Terjebak Longsor di Mamuju

57 tahun lalu

Tanah Bergerak, Longsor Susulan Intai Puluhan Warga Gununghalu Bandung Barat

57 tahun lalu

Longsor di Medan Timpa Pekerja, 1 Tewas 1 Lainnya Belum Ditemukan

57 tahun lalu

Longsor Putus Akses Kerinci–Bangko, Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup

57 tahun lalu

Longsor Terjang Permukiman Warga di Agam, 1 Orang Tewas 6 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal