Puspar UGM: Pembukaan Destinasi Wisata Harus Diikuti Penerapan Prokes Ketat

Kuntadi
Pengunjung di objek wisata di Kabupaten Sleman. (foto doc/iNews.id)

Janianton mengatakan, pembukaan destinasi wisata di masa pandemi tidak ubahnya dengan mengeluarkan kebijakan spekulatif. Membuka kunjungan destinasi wisata berarti pemerintah dan masyarakat harus siap dengan resiko bertambahnya kasus Covid-19.  

“Sekarang ini semua destinasi dibuka, mudah mudahan tidak muncul klaster baru,” katanya.

Pemerintah harus meningkatkan edukasi masyarakat soal pentingnya penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata. Pemerintah perlu membuat kebijakan baru soal bagi mereka yang mau berwisata. Salah satunya pemerintah perlu memastikan warga masyarakat yang boleh bepergian untuk wisata adalah mereka yang sudah divaksin. 

“Pemerintah harus mempercepat vaksinasi massal agar semua warga memiliki kesempatan yang sama untuk berwisata,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bersepeda, Plt Wali Kota Madiun Tinjau Lokasi yang Akan Disulap Jadi Destinasi Wisata ‎

57 tahun lalu

Pemkot Madiun Hadirkan Destinasi Wisata Religi, Pelancong Luar Daerah Antusias

57 tahun lalu

Pesan Zainal Arifin Mochtar ke Pelaku Teror: Jangan Jualan Polisi untuk Nakutin Orang

57 tahun lalu

Libur Tahun Baru, Ribuan Wisatawan Padati Kebun Binatang Surabaya

57 tahun lalu

Babel Punya Modal Lengkap untuk Jadi Destinasi Kelas Dunia, Ini Strateginya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal