Untuk kepentingan penanganan Covid-19, telah dilakukan uji mikrobiologi menggunakan bakteri E-Coli di Laboratorium Mikrobiologi, Prodi Biologi Industri, Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST) UAD. Bakteri E-Coli merupakan bakteri standar dalam pengujian. Secara prinsip molekul bakteri ini lebih kuat dibanding virus.
“Kalau dengan alat ini bakteri saja mati, maka virus juga akan mati karena molekulnya lebih rapuh,” kata Ketua Lab Mikrobiologi, Hadi Sasongko.
Sosialisasi penggunaan pistol ini telah dilakukan di depan Kepala Dislitbang TNI AD, Brigjen Mulyo Aji. Ini merupakan langkah antisipasi terjadinya ancaman virus di obyek-obyek vital yang masuk ranah bidang pertahanan dan keamanan.
“Pistol ini juga dapat digunakan untuk keperluan disinfektan di rumah sakit, kantor, peralatan medis, ruangan fasilitas umum,” kata dia.