PT Angkasa Pura I Berharap Warga Penolak Bandara Cepat Move On

Kuntadi
Warga penolak bandara baru Yogyakarta berdoa di bawah guyuran hujan di lahan calon bandara beberapa waktu lalu. (Foto:Dok.iNews.id)

KULONPROGO, iNews.id - PT Angkasa Pura I meminta warga yang masih bertahan di lokasi calon bandara baru internasional Yogyakarta atau New Yogyakarta International Airport (NYIA) bisa segera pindah. Sebab, proyek pembangunan bandara akan tetap berjalan meski warga menolak pembangunan tersebut. Mereka harus bisa berpikiran maju lantaran Bandara NYIA ditargetkan pada April 2019 sudah beroperasi.

"Penolakan ini adalah hal biasa, warga harusnya bisa move on (pindah)," tandas Sujiastono, Project Manager Kantor Proyek Pembangunan Bandara NYIA di Kulonprogo, Senin (8/1/2018).


Sujiastono mengatakan, tahapan land clearing (pembebasan lahan) akan diselesaikan dalam waktu yang cepat. Warga yang sudah memiliki putusan konsinyasi dari Pengadilan Negeri (PN) Wates harus segera mengambil dananya di bank. Uang tersebut bisa dipakai untuk membangun rumah atau mengawali usaha baru. Sebab jika tetap bertahan di lokasi, mereka justru akan semakin sulit dan terkena dampak pembangunan.

"Dana konsinyasi juga tidak berbunga sehingga harus segera diambil. Sebab nilai ekonomi itu akan terus berjalan dan menjadikan nominal uang tidak sebanding dengan harga barang di pasaran. Dana itu harus diurus tidak bisa keluar sendiri," papar Sujiastono.  

Dia mengatakan, untuk tanah sengketa waris bisa diselesaikan lewat Kantor Urusan Agama (KUA). PT Angkasa Pura juga siap membantu warga untuk merobohkan rumahnya. Termasuk yang akan memanfaatkan kusen dan material lain.   

Proses pengosongan lahan (land clearing) yang dilakukan PT Angkasa Pura I di Dukuh Kragon II, Desa Palihan, Kecamatan Temon, sempat diwarnai penolakan warga. Kericuhan kecil juga terjadi saat warga hendak masuk di lokasi land clearing yang dijaga ketat aparat Polres Kulonprogo, TNi, dan Satpol PP. Beberapa warga dan mahasiswa yang nekat menerobos barikade dipaksa keluar oleh petugas kepolisian.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Merger Dianulir, Kadis Perinaker Badung Minta Pekerja Batalkan Demo dan Kembali Bekerja

57 tahun lalu

AP1 Layani Hingga 1,5 Juta Penumpang pada Tujuh Hari Operasional Posko Nataru

57 tahun lalu

Puncak Arus Mudik Libur Natal, Angkasa Pura I Layani 244 Ribu Penumpang

57 tahun lalu

Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Masuk Daftar Bandara Terbaik

57 tahun lalu

Resmikan Operasional Posko Nataru, AP1 Targetkan Layani 3,6 Juta Penumpang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal