Prihatin Pelajar di Sleman Bunuh Diri, Bupati Kustini Minta Edukasi Internet Ditingkatkan

Antara
Bupati Sleman Kustini. (Foto: istimewa)

SLEMAN, iNews.id - Bupati Sleman Kustini mengaku prihatin dengan kejadian pelajar SMK di Turi, Sleman yang melakukan aksi bunuh diri. Edukasi pemanfaatan internet di kalangan pelajar harus ditingkatkan.

“Saya atas nama pemerintah dan pribadi mengucapkan duka cita yang mendalam,” kata Kustini, Kamis (16/2/2023).

Menurutnya, tidak semestinya seorang pelajar melakukan aksi bunuh diri. Apalagi sempat menggungah status untuk melakukan bunuh diri sebelum kejadian. Hal ini harus diambil hikmahnya bagi pemerintah untuk mencegah agar tidak terulang.  

“Edukasi dalam pemanfaatan internet di kalangan pelajar harus ditingkatkan, karena saat ini sudah serba digital,” katanya. 

Pemerintah harus melakukan pembatasan dan pelarangan konten yang bisa menimbulkan bahaya. Kasus ini sudah ditangani tim terpadu yang terdiri atas dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Sleman dan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).

"Saya minta tim bekerja cepat agar kasus ini tidak terulang,” ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Penyebab Kematian Kades Buncitan Sidoarjo Murni Bunuh Diri, Ini Motifnya

57 tahun lalu

Tamtama TNI AL di Bangkalan Meninggal Tak Wajar, Keluarga Tolak Disebut Bunuh Diri

57 tahun lalu

Pilu! Anak SD yang Bunuh Diri di Ngada Harus Bayar Uang Sekolah Rp1,2 Juta

57 tahun lalu

5 Fakta Pilu Siswa SD di Ngada NTT Bunuh Diri, Nomor 3 Bikin Nyesek

57 tahun lalu

Respons Menko Cak Imin soal Siswa SD di NTT Bunuh Diri gegara Tak Bisa Beli Pena

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal