Presiden Ukraina Ternyata Tolak Tawaran Damai Beberapa Hari Sebelum Invasi Rusia

Anton Suhartono
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ternyata menolak perdamaian dengan Rusia beberapa hari sebelum serangan ke negaranya. (Foto: Ist)

Dia mengatakan, Putin tidak bisa dipercaya untuk membuat kesepakatan seperti itu dan sebagian besar warga Ukraina ingin bergabung dengan NATO,” demikian laporan WSJ, tanpa menyebutkan sumber informasi.

Jawaban Zelensky itu membuat para pejabat Jerman khawatir peluang perdamaian memudar. Scholz dan Zelensky bertemu di Munich pada 19 Februari di sela-sela Konferensi Keamanan.

Rusia menyerang Ukraina menyusul kegagalan Ukraina mengimplementasikan poin perjanjian Minsk yang diteken pada 2014. Beberapa hari sebelum menggelar operasi militer khusus, Putin mengakui kemerdekaan dua wilayah Ukraina, yakni Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR).

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Kisah Turis Jerman, Senang Jadi Guru Madrasah Ibtidaiyah di Langkat

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal