Praktik Perdagangan Orang Mengancam, Dinsos Kulonprogo: Jangan Mudah Tergiur Pekerjaan

Kuntadi
Dinsos P3A Kulonprogo meminta masyarakat mewaspadai Tindak Pidana Perdagangan Orang. (foto: istimewa)

Pada 2021, banyak pekerja migran Indonesia yang dikirim ke Taiwan yang menjadi korban TPPO. Jumlahnya mencapai 100 orang. Untuk itulah dinas menggandeng Polres Kulonprogo terutama dalam pencegahan TPPO dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

Penjabat Bupati Kulonprogo, Tri Saktiyana mengingatkan masyarakat yang akan ke luar negeri untuk melengkapi dengan dokumen administrasi yang legal. Ini penting agar mereka tidak menjadi korban kejahatan imigran.

“Warga Indonesia yang bekerja di luar negeri rentan menjadi korban pelacuran di bawah umur, bekerja tanpa dibayar, disiksa, bahkan dibunuh,” kata Tri.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Gadis Indramayu Korban TPPO di China, Dipaksa jadi Pengantin Pesanan

57 tahun lalu

Polda Kepri Ungkap Dugaan TPPO, Pasutri di Banyuwangi Ditangkap

57 tahun lalu

Polres Belawan Ungkap 320 Kasus Kriminal selama 4 Bulan, dari Narkoba hingga Kejahatan Jalanan

57 tahun lalu

Digagalkan Polisi! 56 PMI Ilegal Nyaris Diselundupkan ke Malaysia via Dumai Riau

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal