Polisi Tangkap 5 Terduga Penembak Puskesmas Depok I, Didalangi Eks Petugas Keamanan yang Sakit Hati

erfan erlin
Lima orang pelaku yang melakukan penembakan gedung Puskesmas Depok I berhasil diamankan polisi.(Foto : iNews.id/erfan erlin)

SLEMAN, iNews.id - Polresta Sleman berhasil mengamankan terduga pelaku penembakan di Puskesmas Depok I Kalurahan Maguwoharjo Kapanewon Depok, Sleman. Total ada 5 orang pelaku yang diamankan.

Kapolresta Sleman AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, pihaknya telah meringkus lima orang yang diduga terlibat dalam aksi penembakan puskesmas Depok I itu. Masing-masing berinisial LS (35), HS (36), SM (36), HA (38), dan RA (43). Kelimanya merupakan warga Sleman, DIY. "Mereka kami amankan pada Sabtu (13/5/2023) kemarin,"ujar dia, Senin (15/5/2023).

Penembakan tersebut dilatarbelakangi rasa kesal dan sakit hati salah seorang pelakunya. Rasa sakit hati itu muncul dari pelaku berinisial HS, yang merupakan mantan petugas keamanan di puskesmas tersebut.

HS, lanjut Kapolres, mengaku sakit hati karena yang bersangkutan dikeluarkan dari pekerjaannya sebagai tenaga pengamanan. Pelaku sudah berusaha mengonfirmasi pada Puskesmas namun tidak mendapat jawaban yang memuaskan. "Dia diberhentikan sepihak oleh Puskesmas,"kata dia.

HS adalah petugas keamanan yang direkrut Puskesmas melalui jasa outsourcing. Pelaku diberhentikan padan tanggal 31 Maret 2023 lalu karena pihak Puskesmas tidak puas dengan kinerja pelaku selama menjadi petugas keamanan.  "Keterangan puskesmas kepada kepolisian, yakni tak puas akan kinerja pelaku,"ujar dia.

Karena kecewa terlebih tidak ada keterangan dari Puskesmas, HS akhirnya merencanakan aksi penembakan itu awal Mei 2023. Dia kemudian mengajak empat pelaku lain yang bersedia membantu HS atas rasa kesetiakawanan.

Kelima pelaku lalu mendatangi puskesmas menaiki sebuah mobil, Kamis (11/5/2023) malam sekitar pukul 22.06 WIB. Tampaknya mereka memang menyiapkan diri untuk melakukan penembakan ke arah Puskesmas Depok I. "Salah seorang pelaku berinisial SM saat itu membawa dua pucuk airgun miliknya,"ujarnya.

Dua buah airgun tersebut digunakan SM sendiri untuk menembak ke arah Puskesmas dan satu buah airgun lain dipinjamkan ke HS sebelum keduanya menembaki bangunan puskesmas dari dalam kendaraan.

Menurut Ardi, HS menembakkan airgunnya ke arah puskesmas sebanyak 3 kali dan penembakan sisanya dilakukan oleh SM. Tembakan mereka pun mengenai kaca jendela, kusen, pagar, dan dinding samping puskesmas. "Jadi yang menembak itu dua orang. Pemilik airgun dan HS sendiri," ujarnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Takut Diburu Polisi, Pelaku Penembakan ASN di Metro Lampung Serahkan Diri ke Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

57 tahun lalu

Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Ini Kata Kapendam Sriwijaya

57 tahun lalu

Prajurit TNI Tewas Diduga Ditembak Rekannya usai Keributan di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal