Polisi Didesak Transparan dalam Peristiwa Bocah di Sleman Diduga Tertembak

erfan erlin
JPW mendesak kepolisian transparan terkait kasus bocah diduga jadi korban peluru nyasar. (Foto Ilustrasi : Freepik)

YOGYAKARTA, iNews.id- Jogja Police Watch (JPW) mendesak kepolisian transparan terkait kasus bocah berumur 4 tahun di Ngaglik Sleman yang diduga jadi korban peluru nyasar pada Minggu (18/12/2022). Korban terluka bersamaan saat polisi mengeluarkan tembakan peringatan di jalan Panggungsari, Sariharjo, Ngaglik, Sleman.

Kabid Humas JPW, Baharuddin Kamba mendesak pihak Polsek Ngaglik dan Polresta Sleman harus terbuka dengan mengedepankan transparansi. "Jangan ada yang ditutupi atas kasus ini," ujar Kamba, Rabu (21/12/2022).

Kamban juga mendorong agar kasus tersebut ditarik ke Polda DIY. Menurutnya jika anggota Polsek Ngaglik terbukti melakukan pelanggaran, maka sanksi etik dan pidana wajib dilakukan. Peristiwa ini juga diharapkan tidak terulang lagi ke depannya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Peluru Nyasar Marinir Pecah di DPRD Jatim, Minta Keadilan untuk Anak

57 tahun lalu

DPRD Jatim Akan Panggil Marinir terkait Dugaan Peluru Nyasar Lukai 2 Siswa SMP di Gresik

57 tahun lalu

Keluarga Korban Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Tembak Marinir Mengadu ke DPRD Jatim

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos

57 tahun lalu

Viral Video Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan, Pengelola TWC Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal