Bosco yang kuliah di Yogyakarta, sebelumnya ditemukan dalam kondisi mulai membusuk di Magetan, pada Minggu, 14 Juli 2019 kemarin. Saat itu, jasad korban langsung dibawa ke RS Magetan untuk proses identifikasi. Namun karena kurang lengkap, jasad korban akhirnya dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk.
Petugas Polda DIY yang mendapatkan informasi penemuan mayat dengan kondisi mirip korban akhirnya ke Nganjuk dan melakukan identifikasi. Hasilnya dari data antemortem dan data sekunder mengarah pada Bosco.
Korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk identifikasi lebih lanjut. Tim Inafis dan DVI pun memastikan jasad tersebut adalah Bosco yang telah hilang sejak Selasa 2 Juli lalu.
“Pada Selasa 2 Juli lalu ada laporan kehilangan dan pada Rabu, 3 Juli, korban dilaporkan diculik,” ujar Yulianto.
Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus itu. Saat ini, polisi sudah meminta keterangan dari sembilan orang saksi. Petugas juga sudah menemukan titik terang yang mengarah pada beberapa orang pelaku. “Doakan saja kasus ini segera terungkap,” ujarnya.