7. Mengikuti Arahan Guru
Murid hendaknya mengikuti kepada gurunya dalam berbagai urusannya, dan tidak keluar dari pendapat maupun pengaturannya, akan tetapi keadaanya bersama guru seperti orang yang sakit bersama seorang dokter ahli, dia bermusyawarah terhadap apa yang akan dilakukan, berusaha mencari ridhanya dalam sesuatu yang dikerjakannya, serta memuliakannya dengan berkhidmah kepadanya sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah.
8. Menghormati Guru
Hendaknya murid memandang guru dengan pandangan penghormatan dan meyakini padanya derajat kesempurnaan, karena dengan seperti itu bisa lebih berpotensi untuk mendapatkan manfaat darinya.
9. Memanggil Guru dengan Sopan
Seyogianya, janganlah memanggil guru dengan panggilan yang tidak ada penghormatannya, jangan pula memanggilnya dari kejauhan, akan tetapi memanggilnya dengan ucapan: “wahai sayyidi, wahai ustadzi”.
10. Bersabar dalam Menimba Ilmu
Sebagian orang salaf mengatakan: siapa saja yang tidak bersabar atas kehinaan dalam perjalanannya dalam taklim, maka selama hidupnya berada dalam kebodohan, dan siapa saja yang bersabar atasnya maka akhir perkaranya akan mengarah kepada kemuliaan di dunia dan akhirat.
11. Berterima kasih kepada Guru
Hendaknya berterima kasih kepada guru atas dedikasinya yang didalamnya terdapat fadhilah (keutamaan), meluruskan terhadap kekurangan murid, atau terhadap kemalasan yang dialaminya, atau terhadap kelalaiannya, atau perkara selainnya yang mana sikap dan kritikan guru terhadap murid tersebut mengandung bimbingan kebaikan dan kemashlahatan baginya.