Perusahaan China dan Uni Emirat Arab Kena Sanksi AS, Dituding Bantu Jual Minyak Iran

Anton Suhartono
AS menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan China dan UEA karena membantu pengiriman dan penjualan minyak serta produk petrokimia Iran (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Dituding membantu menjual minyakIran, jaringan perusahaan China, Uni Emirat Arab (UEA), serta beberapa lainnya dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat (AS). Langkah negara Adidaya ini sebagai bentuk tekanan baru terhadap Iran agar mau kembali ke kesepakatan nuklir tahun 2015.

Menurut Departemen Keuangan AS, individu dan entitas di jaringan perusahaan yang berbasis di Teluk memfasilitasi pengiriman dan penjualan produk perusahaan Iran ke China serta negara lain di Asia Timur. Jumlah transaksinya mencapai ratusan juta dolar AS.

"Amerika Serikat berkomitmen mencapai kesepakatan dengan Iran guna pengembalian timbal balik untuk mematuhi (kesepakatan nuklir 2015). Kami akan terus memanfaatkan seluruh otoritas kami untuk menegakkan sanksi atas penjualan minyak bumi dan petrokimia Iran," kata Wakil Menteri Keuangan AS untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan, Brian Nelson, dikutip dari Reuters, Kamis (7/7/2022).

Sejumlah perusahaan yang terkan sanksi adalah Jam Petrochemical Company yang berbasis di Iran atas tuduhan mengekspor produk petrokimia ke perusahaan-perusahaan ke seluruh Asia Timur. Di antara produknya dijual ke perusahaan ke China.

Selain itu Edgar Commercial Solutions FZE yang berbasis di UEA. Departemen Keuangan AS menyebut perusahaan itu membeli dan mengekspor produk petrokimia dari perusahaan Iran yang dijatuhi sanksi ke China.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Bayi di Kampar Riau Diberi Nama Ali Khamenei, Langsung Didatangi Kedubes Iran

57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Kata Gubernur Bobby soal Penarikan Bantuan UEA untuk Korban Banjir Medan

57 tahun lalu

Wali Kota Medan Ungkap Alasan Tarik Bantuan 30 Ton Beras UEA bagi Korban Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal