Meski begitu dia tetap menyisihkan keuntungan dari usaha yang dia jalankan. Kebetulan dia juga memiliki usaha ritel yang tetap berjalan meski omsetnya juga menurun.
“Saya bisa merasakan dampaknya bagi warga miskin. Saya bagikan 200 paket sembako untuk tukang becak, pengemis dan tukang sampah,” ujarnya.
Staf Humas RSUP Dr Sardjito Ugi Subagya mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Untuk memenuhi kebutuhan APD, rumah sakit terus menjalin sinergitas dengan swasta dan pemerintah. Namun kebutuhan APD terus bertambah seiring penambahan pasien.
“Kebutuhan APD kita cukup besar, terima kasih sudah dibantu,” tuturnya.
Seorang tukang becak, Suroso mengaku cukup terbantu dengan paket sembako yang diterimanya. Selama pandemi Covid-19, pendapatan tukang becak sangat minim. Setiap hari dia hanya bisa menarik satu dua kali saja, karena memang penumpang tidak ada.
“Terima kasih, ini sangat berguna bagi kami,” ujar Suroso.