Pengamat Sosial UMY Sebut Tawuran di Jogja karena Fanatisme Antarpendukung

erfan erlin
Petugas TNI/Polri menenangkan massa dan sejumlah kendaraan bergelimpangan di Jalan Tamanasiswa Yogyakarta pasca kericuhan, Minggu (6/4/2023) (foto: istimewa)

Masyarakat komunitas baik PSHT, Brajamusti dan yang lain jangan mudah terpancing dengan provokasi. Polisi sudah berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan terkait dengan proses hukumnya.

“Jangan sampai PSHT ataupun Brajamusti percaya terhadap berita hoaks yang membuat Jogja semakin panas. Semua harus memiliki tanggungjawab yang sama terhadap situasi Jogja agar kondusif," ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

Saling Ejek, 2 Kelompok Remaja di Bekasi Tawuran Pakai Senjata Tajam

57 tahun lalu

Cekcok soal Sim Card, Anak Pengurus PSHT Lampung Selatan Tewas Ditusuk Teman

57 tahun lalu

Tawuran Maut di Bandar Lampung Live di Media Sosial, 1 Orang Tewas 1 Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Brebes Gempar, Remaja Ditemukan Tewas Penuh Luka di Parit Diduga Korban Tawuran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal