Penertiban Tambak Udang di Kulonprogo Ricuh, Warga Sandera Backhoe

Kuntadi
Pemilik tambak udang di selatan Bandara YIA Kulonprogo menduduki alat berat atau backhoe menolak tempat usaha mereka ditertibkan petugas. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

“Tidak usah digusur kami siap untuk pindah. Tetapi lokasi relokasi harus disiapkan,” kata salah satu pemilik tambak, Bayu Puspo.

Dia menilai Pemkab Kulonprogo telah bertindak semena-mena. Semestinya jika ingin menjadikan kawasan tambak udang untuk green belt harus melibatkan masyarakat. Mitigasi bencana dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat.

“UU 24 tahun 2007 untuk mitigasi bencana harus mengedepankan kepentingan rakyat,” kata Bayu.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo, Sudarno mengatakan, lahan di selatan Bandara YIA itu akan dipakai untuk green belt mitigasi bencana. Saat ini lahan tersebut dipakai warga untuk usaha budi daya udang dengan membangun tambak udang.

“Pemerintah sebenarnya telah memberikan kelonggaran waktu kepada petambak. Mereka ditunggu sampai dengan panen, namun warga justru membandel dan menabur lagi. Pemkab pun harus menunggu sampai panen,” ujarnya.

Dia menambahkan, total lahan tambak yang akan diratakan berjumlah 133 petak. Saat ini ada 62 petak tambak yang masih dipakai. “Kita harus menunggu maksimal Desember,” ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

57 tahun lalu

Emosi Tim Voli yang Didukungya Kalah, Pemuda di Kulonprogo Tikam 2 Suporter Lawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal