“Meski tidak serius, ini tetap kami lidik,” katanya.
Menurutnya, dalam lima bulan terakhir terjadi dua kasus penembakan yang terjadi di Kulonprogo. Pada akhir Maret silam, sebuah diler Kawasaki juga menjadi sasaran penembakan. Setidaknya ada dua lubang di bagian kaca depan dan hingga kini kasus tersebut belum terungkap.
“Ini beda dengan yang pertama (diler). Yang pertama lebih kecil. Kalau ini (senjata) air gun yang dimodifikasi,” tuturnya.