Pemuda Demokrat Indonesia DIY Tolak Politik Identitas dan Primordialisme

Budi Utomo
Pemuda Demokrat menolak politik identitas dan primordialisme di Kulonprogo, Minggu (27/11/2022). (Foto: iNews.id/Budi Utomo)

Tokoh DPD PDI DIY, Yos Soetiyoso, mengatakan politik berbasis identitas dan primordialisme rawan memecah persatuan bangsa. Politik seperti ini harus dihindari, karena Indonesia berasal dari beragam suku bangsa, ras dan agama.

Menurut dia, sejauh ini belum ada tokoh yang layak untuk memimpin Indonesia di masa mendatang. Dari sejumlah nama yang ada, masih memikirkan kelompoknya ataupun parpolnya. Belum ada tokoh yang bisa merangkul seluruh elemen yang ada untuk keutuhan dan kemajuan bangsa. 

"Yang dibutuhkan siapa pemimpin yang paling cocok untuk Indonesia. Sampai hari ini kami belum menemukan itu," ujarnya. 

Tokoh PDI Kulonprogo, Gendut Minarto mengatakan, Kulonprogo saat ini dalam kondisi yang sulit. Sejauh ini tidak pernah ada keharmonisan antara parpol dengan eksekutif yang akan menjadikan pembangunan di Kulonprogo terhambat. 

“Kami mendukung gerakan penolakan praktik politik identitas dan primordialisme demi menjaga keutuhan bangsa dan negara,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

57 tahun lalu

Emosi Tim Voli yang Didukungya Kalah, Pemuda di Kulonprogo Tikam 2 Suporter Lawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal