Pemkot Yogyakarta Dorong Pelaku Usaha Kelola Sampah

Antara
Tumpukan sampah di salah satu depo di Kota Yogyakarta beberapa waktu silam. (HO-DLH Kota Yogyakarta)

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta Agus Tri Haryono berharap pelaku usaha hotel bisa mengelola sampah secara mandiri, untuk mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke TPA Piyungan. Berbagai metode dan teknologi terus dikembangkan untuk mengelola sampah, salah satunya dengan teknologi pembakaran sampah menggunakan incinerator.

“Dengan penggunaan incinerator, pelaku usaha dapat membakar seluruh sampah yang dihasilkan sehingga tidak perlu membuang sampah ke depo,” katanya. 

Menurutnya, sampah yang ada di depo sampah Mandala Krida justru kebanyakan berasal dari pelaku usaha dan perhotelan. Sednagkan daru rumah volumenya cukup kecil. 

Volume sampah di Kota Yogyakarta sekitar 360 ton per hari. Sedangkan yang dibuang di TPST Piyungan mencapai 260 ton dan sisanya dikelola baik oleh pemulung, bank sampah, warga hingga gerakan 3R (reduce, reuse, recycle).

“Incenerator akan diujicobakan di pasar tradisional, misalnya di Beringharjo sehingga sampah tidak dibuang ke TPA Piyungan,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sampah Berserakan Usai Konvoi Kemenangan Persib Bandung, Botol hingga Sisa Mercon

57 tahun lalu

Razia Daycare di Yogyakarta, 33 Tempat Penitipan Anak Kedapatan Tak Berizin

57 tahun lalu

Tepergok Buang Sampah Sembarangan, Pengendara Mobil Cekcok dengan Warga di Labuhanbatu

57 tahun lalu

Zona 4 TPST Bantargebang Ditutup Imbas Longsor, Pengiriman Sampah dari Jakarta Terganggu

57 tahun lalu

Disentil Prabowo, Ribuan Personel TNI-Polri Bersihkan Sampah di Pantai Yeh Sumbul Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal