Pemkot Jogja Usulkan One Gate System Bus Wisata Bisa Diterapkan di Kota Lain saat Nataru

Antara
Bus pariwisata yang sudah mendapat stiker sebagai tanda lolos skrining kesehatan di Terminal Giwangan Yogyakarta (23/10/21). (Foto : Antara)

Dia menyebut, komitmen menjalankan one gate system harus tetap dijaga secara konsisten sehingga tujuan utama yang ingin dicapai yaitu memastikan kegiatan pariwisata bisa berjalan dan di sisi lain aspek kesehatan juga terjaga bisa terwujud.

"Saya kira, pelaku angkutan wisata pun tidak keberatan dengan sistem ini karena saat mereka melakukan skrining di Giwangan, maka mereka akan mendapat kepastian tempat parkir," katanya.

Meskipun demikian, penggunaan tempat parkir juga dibatasi maksimal tiga jam sebagai upaya membatasi jumlah wisatawan yang datang, khususnya di kawasan Maliobo yang menjadi pusat kunjungan wisatawan di Yogyakarta.

"Saat sudah mendapat izin masuk Yogyakarta, maka bus pariwisata diminta segera masuk ke TKP karena durasi parkirnya sudah akan terhitung. Lebih baik tidak berputar-putar atau mampir di tempat lain terlebih dulu," katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Bus Pariwisata dengan Truk di Tol Jombang-Mojokerto, 1 Orang Tewas 2 Luka

57 tahun lalu

Kronologi Bus Pariwisata Terjun ke Jurang 15 Meter di Toba, 50 Orang Luka-Luka

57 tahun lalu

Kecelakaan Bus Pariwisata Terjun ke Jurang 15 Meter di Toba, 50 Orang Luka-Luka

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal