Pembangunan Bandara Yogya, 28 Rumah Belum Dieksekusi

Kuntadi
PT Angkasa Pura (AP) I tetap merobohkan rumah warga yang berada di calon lokasi Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA). (Foto:iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO,iNews.id - PT Angkasa Pura (AP) I tetap merobohkan rumah warga yang berada di calon lokasi Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA). Perobohan hanya dilakukan pada rumah warga yang sudah menerima uang kerohiman.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kulonprogo AKBP Irfan Rifai mengatakan, dari 42 orang yang menolak, 14 orang telah merelakan rumah dan tanahnya untuk pembangunan bandara.

"Mereka ini sudah merelakan dan mau menerima pembangunan bandara. Tinggal 28 rumah yang masih menolak," ujar Irfan, Senin (4/12/2017).

Dia mengatakan, 265 personel gabungan dari TNI, Satpol PP dan PT AP I berjaga di lokasi. Kepolisian, kata Irfan, hanya bertindak mengamankan kegiatan agar pengosongan lahan berjalan kondusif.

"Kami minta untuk mengedepankan langkah persuasif. Kalau eskalasi meningkat, silakan tindak tegas dan terukur," tuturnya.

Irfan menambahkan, Polres Kulonprogo belum menerima surat dari Ombudsman yang meminta penundaan pengosongan lahan untuk pembangunan bandara. "Saya belum menerima surat itu, justru saya tahu setelah membaca dari media," kata Irfan.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Eksekusi Rumah Mewah Rp5 Miliar di Surabaya Ricuh, Juru Sita Jebol Paksa Pintu

57 tahun lalu

Rumah Mewah Bergaya Eropa Senilai Hampir 2 Miliar Dieksekusi PN Surabaya

57 tahun lalu

Mencekam! Detik-detik Eksekusi Rumah di Surabaya, Penghuni Melawan Tolak Pindah

57 tahun lalu

Ricuh! Eksekusi Rumah di Surabaya Diwarnai Perlawanan Berujung Aksi Saling Dorong

57 tahun lalu

Memanas! Ratusan Warga Tolak Eksekusi Rumah Lahan di Padang Halaban Labura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal