Pemantauan Hilal di Yogyakarta Terhalang Awan Mendung

iNews TV
Suasana di Pos Observasi Bulan DIY di Bantul, DIY saat rukyatul hilal penentuan awal Ramadan. (Foto: iNews TV)

Meski demikian, tim tetap melanjutkan proses rukyatul hilal hingga menjelang magrib.

Penanggung jawab operator POB Syeh, M Shulkhan Alfian Syah mengatakan pihaknya masih berupaya melakukan pengamatan di sela-sela awan.

"Kita masih coba mencari di sela awan karena cuaca mendung tipis. Kami di sini menggunakan teropong bintang," ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Hasil rukyatul hilal dari Pos Observasi Bulan DIY nantinya akan dilaporkan langsung ke Kementerian Agama Pusat. Laporan tersebut menjadi salah satu acuan dalam pelaksanaan sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadan.

Petugas memastikan seluruh data dan hasil pengamatan akan dikirimkan usai waktu magrib. Keputusan resmi awal Ramadan tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar pemerintah pusat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

NU Prediksi Hilal Ramadan Tak Terlihat, Puasa 2026 Jatuh 19 Februari

57 tahun lalu

Awal Ramadan Berpotensi 19 Februari 2026, Menag: Hilal Masih Minus 2 Derajat

57 tahun lalu

Apa Itu Hilal? Ini Pengertian, Kriteria dan Cara Melihatnya

57 tahun lalu

Sidang Isbat Awal Ramadhan 2026, Ini 96 Lokasi Pemantauan Hilal dari Aceh-Papua

57 tahun lalu

Menag Ungkap Hilal Hari Ini Mustahil Terlihat, Puasa 19 Februari 2026?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal