Pedagang Sleman Pasrah dengan Pembatasan Jam Operasional meski Omzet akan Turun

Priyo Setyawan
Pedagang kaki lima (Foto doc/iNews)

SLEMAN, iNews.id – Sejumlah pelaku usaha di Kabupaten Sleman menyayangkan kebijakan pemerintah soal pembatasan jam operasional yang hanya sampai pukul 20.00 WIB untuk mencegah penularan Covid-19. Mereka pasrah dengan kebijakan yang ada meski pendapatan mereka akan turun. 

“Sangat kami sayangkan, karena perekonomian saat ini sedang menggeliat,” kata salah satu pedagang, Wahyu Setya (30).

Menurutnya pembatasan aktivitas masyarakat akan berdampak panjang terhadap ekonomi warga. Dipastikan akan kembali drop dan omzet kembali turun. 

“Mau bagaimana lagi, kami harus patuh dengan aturan itu,” katanya.
 
Hal yang sama diungkapkan ketua paguyuban PKL Selter Denggung, Sleman, Tri Maryadi. Menurutnya, sebelum ada pembatasan kondisinya masih agak sepi dan belum mengeliat. Apalagi juga hujan terus menguyur, sehingga saat ini yang penting jalan dan tetap ada pemasukan. 

“Meski berdampak pada penjualan, tapi sudah peraturan bagaimana lagi,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengemis Modus Ngesot di Jam Gadang Bukittinggi Ditangkap, Ternyata Bisa Jalan

57 tahun lalu

Bangunan Liar di Kawasan Stadion Bima Cirebon Dibongkar, Diduga Tempat Karaoke dan Jual Miras

57 tahun lalu

Razia Pelajar di Mojokerto Diwarnai Kejar-kejaran, 15 Orang Ditangkap di Warkop

57 tahun lalu

Tragis! Anggota Satpol PP Kebumen Tewas Dibacok ODGJ yang Mengamuk

57 tahun lalu

Nekat Jualan di Bahu Jalan, 15 Gerobak PKL di Gianjar Diangkut Paksa Satpol PP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal