Pasang Ratusan Spanduk, Petani Pesisir Kulonprogo Tolak Tambang Pasir Besi

Kuntadi
Para petani pesisir Kulonprogo memasang spanduk berisi penolakan terhadap rencana penambangan pasir besi. (Foto: istimewa)

Widodo mengatakan, selama ini warga sudah sangat sejahtera tanpa kehadiran tambang pasir besi. Justru rencana penambangan ini dikhawatirkan petani akan merusak kesuburan tanah. Untuk itulah mereka akan berjuang melawan penambangan dengan menanam, merawat dan memanen.

“Warga sudah sejahtera tanpa ada tambang. Biarkan kami menjadi petani,” katanya.

Selama ini wilayah pesisir Kulonprogo dikenal sebagai sentral produksi cabai di Kulonprogo dan DIY. Cabai petani pesisir banyak dikirim ke Jakarta, Medan, Palembang, Surabaya, dan Bandung.  Selain cabai, lahan pesisir Kulonprogo juga menjadi sentral budidaya melon, semangka dan aneka jenis sayuran.    

“Setiap tahun kami pasti menikmati harga cabai atau semangka yang mahal. Kalau harga cabai menyentuh Rp100.000 per kilogram jelas kami sangat untung,” katanya. 

Rencana penambangan pasir besi dulu akan dilakukan oleh PT Jogja Magasa Iron (JMI) yang merupakan konsorsium antara PT Jogja magasa Mining (JMM) dengan PT Indo Mines. Mereka telah emndirikan pilot project dan sampel pengolahan. Namun belakangan rencana pendirian pabrik biji besi di Kulonprogo tidak jelas. Pada 2020 kembali dilakukan pengiriman sampel pasir besi ke China. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

57 tahun lalu

Dendam Lama Berujung Maut, Petani di Lampung Barat Tewas Ditembak dan Dibacok

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal