Dia mengaku tak sempat mengonfirmasi terkait materi yang akan disampaikan khatib. Sebab dia menuturkan pihaknya terlalu sibuk dengan kegiatan takbiran dan festival lomba menyambut lebaran.
"Sejak tahun 1987 saya menjadi Ketua PHBI tidak pernah minta materi, saya anggap sudah tahu semua (aturan-aturan), dulu tidak ada masalah apa-apa, baru kali ini," katanya.
Terkait dengan keadaan di lapangan, Sujendro menyebut tidak semua jemaah pergi meninggalkan lokasi. Perkiraannya hanya sekitar 25 persen jemaah yang pulang lebih dahulu setelah mendengar ceramah tersebut.
"Jamaah sekitar 2.000-an, enggak pergi semua, hanya sebagian saja," ucapnya.
Seusai kejadian, Sujendro menyebut telah menghubungi yang bersangkutan untuk memberikan imbauan agar tidak menyampaikan materi bermuatan politik.
"Saya bilang lain kali tidak usah menyinggung masalah politik, nanti kasihan jemaahnya," ujar Sujendro.