Paguyuban Pedagang Malioboro Bantah Tudingan Main Pukul Harga, Ini Penjelasannya

Suharjono
Aktivitas warga di Jalan Malioboro. (Foto: iNews/Heru Trijoko)

Desio menyayangkan potongan netizen yang langsung memberikan kesan negatif di lesehan Malioboro. Hal ini merugikan citra pedagang lesehan Malioboro. Agar kejadian tidak terulang, Pemerintah Kota Yogyakarta dan Insan pariwista akan diajak untuk menyosialisasikan lebih massif kepada pengunjung agar membeli makanan di tempat yang menerakan daftar harga. 

“Pengunjung supaya tidak sungkan dan ragu untuk bertanya sebelum memesan,” katanya.
 
PPLM akan mendorong dan ikut menyosialisasikan posko informasi, pengaduan  dan keluhan bagi konsumen di jalan Malioboro dengan hot line yang siap 24 jam sebagai tempat bertanya dan menampung keluhan pengunjung

“Kami minta seluruh media, lembaga, nitizen, dan warga membantu mensosialisaikan klarifikasi dan informasi ini agar citra lesehan di sepanjang  Jalan Malioboro kembali pulih,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Razia Daycare di Yogyakarta, 33 Tempat Penitipan Anak Kedapatan Tak Berizin

57 tahun lalu

Trading Indonesia: Fakta Praktis dan Istilah Kunci

57 tahun lalu

15 Tempat Makan di Jalan Kaliurang, Harga dan Menu Favorit

57 tahun lalu

Asal-usul Nama Malioboro, Kawasan Ikonik dan Andalan di Yogyakarta

57 tahun lalu

Siapkan 2.000 Dosis, Pemkot Jogja Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal