Okupansi Hotel di Jogja Mulai Meningkat, PHRI Sebut MICE Jadi Pemicunya

Antara
Tingkat okupansi hotel di Jogja mulai naik. (foto: antara)

Menurut Dedy, selama dua tahun industri perhotelan di Jogja mengalami masa sulit akibat pandmei Covid-19. berbaai cara dilakukan agar hotel tetap bisa bertahan. Bahkan tidak sedikit yang terpaksa menjual aset atau utang untuk menjaga bisnis tetap berjalan.  

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, objek wisata yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Yogyakarta yaitu Taman Pintar sudah kembali dibuka per 20 Oktober.

"Taman Pintar sudah memiliki sertifikasi CHSE dan QR Code untuk PeduliLindungi. Ada pembatasan jumlah kunjungan yang diberlakukan yaitu maksimal 25 persen dari kapasitas," katanya.

Ia berharap, wisatawan yang datang ke Yogyakarta tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat dan sudah menjalani vaksinasi.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengusaha Hotel dan Restoran Jogja Berharap Pilpres Satu Putaran, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Libur Panjang Idul Adha, Tingkat Hunian Hotel di Bali Naik

57 tahun lalu

PHRI Bantul Berharap Tingkat Okupansi Hotel Capai 80 Persen di Masa Libur Sekolah

57 tahun lalu

Long Weekend, Okupansi Hotel di Jogja Lebih Baik dari Libur Lebaran

57 tahun lalu

PHRI DIY Sebut Penginapan dan Hotel Kecil Rentan Dijadikan Tempat Bisnis Prostitusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal