Ngeri, Bom Bunuh Diri Tewaskan 60 Warga Afghanistan dan 13 Tentara AS

Anton Suhartono
Sedikitnya 60 warga sipil Afghanistan dan 13 pasukan AS tewas dalam ledakan bom bunuh diri di dekat bandara Kabul, Afghanistan (Foto: AP)

KABUL, iNews.id - Sedikitnya 60 orang warga Afghanistan dan 13 tentara Amerika Serikat (AS) tewas akibat bom bunuh diri dan serangan di Bandara Kabul Afghanistan, Kamis (26/8/2021). Kelompok ISIS-K dilaporkan bertanggung jawab atas serangan tersbut. 

Kelompok Taliban juga mengecam serangan ini lantaran anggota mereka turut menjadi korban.

Dua pelaku bom bunuh diri dan beberapa pria bersenjata menyerang kerumunan warga Afghanistan yang berbondong-bondong menuju bandara Kabul.

Serangan terjadi beberapa jam setelah AS memperingatkan kepada semua warga untuk segera meninggalkan bandara terkait ancaman serangan dari ISIS-K, kelompok afiliasi ISIS di Irak dan Suriah. Namun seruan itu tak diindahkan warga Afghanistan yang tetap berkerumun di pintu gerbang bandara.

ISIS-K, seperti dilaporkan saluran berita mereka Amaq, mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersbut. 

Taliban, di mana anggotanya juga menjadi korban, mengecam keras serangan tersebut.

Juru Bicara Departemen Pertahanan AS John Kirby mengatakan, satu ledakan terjadi di dekat pintu masuk bandara dan ledakan lainnya tidak jauh dari Hotel Baron. Setelah itu datang pria bersenjata yang memberondong tembakan ke arah warga.

Kepala Pusat Komando AS Frank McKenzie mengatakan, 11 anggota Marinir dan seorang petugas medis Angkatan Laut (AL) termasuk di antara yang tewas. Selain itu 15 pasukan lainnya terluka. 

Menurut McKenzie, ada kelengahan dalam menjaga akses bandara yang memungkinkan pelaku bom bunuh diri bisa mendekati gerbang. Dia mengatakan Taliban sebenarnya sudah menyaring siapa-siapa saja yang boleh mendekati gerbang, seraya menegaskan tak ada indikasi kelompok tersebut sengaja membiarkan pelaku lolos.

Dia mengatakan AS telah meminta komandan Taliban untuk memperketat keamanan di sekitar perimeter bandara.

Sementara itu para pejabat Afghanistan memperingatkan jumlah korban bisa terus bertambah karena banyak korban yang terluka parah. Sedikitnya 140 warga Afghanistan terluka.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

57 tahun lalu

Salah Sasaran, WNA asal Amerika Jadi Korban Penganiayaan di Lombok Tengah

57 tahun lalu

Heboh Bule Perempuan AS Bikin Kelas Aktivitas Seksual di Bali, Begini Modusnya

57 tahun lalu

Membanggakan, Siswi MAN 1 Brebes Diterima 4 Universitas Ternama di Amerika Serikat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal