"Kalau ada pedagang yang tidak pakai masker sudah suruh keluar saja, kalau diperingatkan tidak mau sudah tutup saja," ujarnya.
Menurut Heroe, semua elemen bertanggung jawab untuk menjaga ketertiban Malioboro. Dia tidak ingin satu orang pelanggar menyebabkan malapetaka bagi semuanya.
"Bisa dibayangkan, meski ini yang tidak kami harapkan, ada kasus terkonfirmasi positif di Malioboro maka kawasan tersebut kami tutup. Yang rugi siapa, pelaku usaha, pemerintah juga rugi," ucap Heroe.
Artikel ini telah tayang di Harianjoga.com dengan judul "Langgar Protokol di DIY, Wisatawan Terpaksa Dipulangkan"