“Kita akan doktrin kader dengan kekaryaan, dengan mengedepankan karakter yang sabar, ulet, tekun dan tak kenal menyerah kepada siapapun,” katanya.
Membangun khayangan harus dimaknai membangun negara yang harus dilakukan oleh kader. Mereka harus mampu hadir di belakang rakyat untuk ikut memikirkan nasib masyarakat. Pemikiran ini harus terus dilakukan agar bangsa ini semakin jaya.
“Pancasila sudah final, tidak bisa lagi diperas ke dalam trisila,” katanya.
Gandung mengajak seluruh pengurus yang akan terbentuk untuk mengedepankan tim dalam bekerja. Kepemimpinan yang kolektif kolegial harus dibangun dengan melibatkan peran seluruh pengurus.
Wakil Ketua DPD Partai Golkar DIY Bidang Kaderisasi, John S Keban mengatakan, Musda menjadi langkah strategis dalam politik di Partai Golkar. Salah satunya dalam menyambut pemilu dan pilpres 2024 mendatang.