Muncul Pegowes Dadakan, Wali Kota Yogya: Mereka Tak Boleh Terobos Lampu Merah

Nani Suherni
Sejumlah pesepeda berswafoto dengan latar belakang kawasan pedestrian Malioboro, Jogja, Minggu (7/6/2020). (Foto: Harian Jogja/Gigih M. Hanafi)

YOGYAKARTA, iNews.id - Bersepeda menjadi sebuah tren baru di tengah pandemi covid-19. Bahkan, warga Kota Yogya yang bersepeda semakin banyak. Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengimbau agar para pesepeda patuhi peraturan rambu lalu lintas.

"Sekarang mulai tumbuhnya euforia masyarakat untuk bersepeda di tengah pandemi. Tapi tentunya pemerintah juga harus bisa merespon euforia ini menjadi satu budaya. Kita terus mengajak masyarakat yang bersepeda agar beraktivitas (sehari-hari) menggunakan sepeda,” katanya dilansir dari website resmi Pekot Yogya, Senin (14/9/2020).

Dikatakannya, tumbuhnya minat bersepeda merupakan perubahan yang sangat baik. Seperti kemacetan berkurang, polusi udara juga bisa menurun.

Namun, perubahan budaya yang terjadi, harus disertai dengan budaya ketaatan terhadap peraturan rambu lalu lintas.

“Sebab para pesepeda juga harus berbagi jalan dengan pengguna jalan lainnya, baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan lain,” ujarnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Pemotor Guru Perempuan di Magetan Adang Bus Terobos Lampu Merah

57 tahun lalu

Viral! Motor Terbakar di Lampu Merah Maros, Diduga Korsleting saat Bonceng Tiga

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun 4 Pemudik Motor di Lampu Merah Cirebon, 1 Orang Tak Sadarkan Diri

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Lamongan, 3 Truk Bertabrakan di Lampu Merah

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Nganjuk, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal