Mudik Dilarang, Awak Bus Terpukul Tak Bisa Cari Penghasilan

Wisnu Wardhana
Armada angkutan umum yang terparkir di salah satu garasi bus di Semarang. Foto: iNews/Wisnu wardhana.

SEMARANG, iNews.id Larangan mudikLebaran membuat pengusaha bus di Semarang terpukul. Kebijakan ini dikawatirkan membuat awak bus tak bisa mencari penghasilan.

Larangan ini juga berdampak terhadap jumlah armada bus yang beroperasi,  sekaligus menimbulkan kerugian yang besar bagi pengusaha. 

“Dampak pandemi Covid-19, sebelumnya sudah dirasakan perusahaan angkutan umum dengan mengurangi karyawan dan armada yang digunakan,” kata Charles Prasetyo Winoto, pemilik PO Bus Coyo, Sabtu (10/4/2021). 

Jika pemerintah memberlakukan larangan mudik Mei mendatang, awak angkutan umum dikawatirkan tidak bisa mencari penghasilan untuk keluarganya. Sementara, mereka sangat membutuhkan uang untuk keperluan Lebaran.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Penampilan Remaja MTs Diledek, Ternyata Pakaian Lebaran Hadiah Ibu Sebelum Meninggal

57 tahun lalu

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Jatim Naik 18 Persen, Hampir 2 Juta Kendaraan Melintas

57 tahun lalu

ART di Metro Lampung Nekat Curi Berlian Majikan Senilai Rp30 Juta untuk Lebaran

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pria di Brebes Ditemukan Tewas Membusuk di Atap Masjid, Diduga Tersengat Listrik

57 tahun lalu

Arus Balik lebaran di Lingkar Gentong Tasikmalaya Ramai Lancar di Hari Pertama Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal