Miliki 20 Destinasi, Kalurahan Srimulyo Bantul Incar Juara Lomba Desa Wisata Tingkat DIY

erfan erlin
Wisatawan memadati Pasar Kebon Empring untuk berburu kuliner tradisional Bantul.(Foto: MPI/erfan Erlin)

Meski cukup, konstiribusi ke kalurahan memang masih kecil. Sebab tidak ada retribusi khusus bagi pengunjung. Wisatawan hanya diminta diminta membayar biaya parkir, itupun sukarela.

Namun demikian, pihak kalurahan terus mendorong agar destinasi ini berkembang. Dana stimulan yang diberikan pada 2019 mencapai Rp300 juta untuk pengembangan 10 destinasi wisata. Kemudian tahun 2020 ada anggaran yang sama namun alokasinya sudah mengerucut ke beberapa destinasi.
 
Tahun ini alokasi anggaran masih tetap ada meski jumlah turun menjadi Rp100 juta. Oleh desa wisata Rp40 juta untuk operasional, Rp60 juta untuk 3 destinasi yaitu Bukit Tinatar, Gunung Wangi dan Taman Girly.

“Dari 170.000 penduduk Srimulyo, ada 1.400 yang mengelola destinasi wisata yang didominasi ibu-ibu rumah tangga yang mengelola lapan kuliner,” ujarnya. 

Jumlah wisatawan yang datang cukup tinggi, seperti Pasar Kebon Empring bisa 1.500 orang pada akhir pekan. Sehingga sebulan bisa mencapai 8-9.000 orang. Belum lagi di Watu Amben dan Bukit Bintang yang dikunjungi 24 jam.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY

57 tahun lalu

Pilu! Remaja Hilang Tenggelam saat Surfing di Pantai Parangtritis Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,3 Guncang Bantul DIY

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini di Gunungkidul DIY, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Gunungkidul, Cek Kekuatan Magnitudonya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal