Meski Dikenal Tandus dan Gersang, Produksi Padi di Gunungkidul Capai 30.000 Ton

Suharjono
Gerakan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) bersama bupati Gunungkidul Sunaryanta. (Foto: iNews.id/Suharjono)

“Petani harus tetap semangat apapun fasilitas yang diberikan pemerintah menjadi pemicu semangat sehingga tidak tergantung,” katanya. 

Sugeng mengapresiasi apa yang dilakukan kelompok Tani Sido Guyub di Kalurahan Sumbergiri, Kapanewon Ponjong. Apa yang dilakukan harus didukung dan dicontoh agar produksi padi bisa lebih maksimal.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Bank Mandiri Bantu Petani Kebumen Hindari Gagal Panen

57 tahun lalu

Skandal Perselingkuhan ASN di Gunungkidul, Bupati Endah Siap Tindak Tegas Pelaku

57 tahun lalu

Bupati Gunungkidul Murka Banting Asbak hingga Pecah, Kesal Namanya Dicatut untuk Penipuan

57 tahun lalu

Legislator Partai Perindo Sengkon: Petani Kalteng Butuh Perbaikan Infrastruktur dan Akses Pasar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal