Menyingkap Misteri Gua Pindul yang Berbau Mistis

erfan erlin
Gua Pindul di Gunungkidul kini merupakan salah satu destinasi yang banyak diburu oleh wisatawan. (Foto : istimewa)

Namun ada salah satu zona sempit yang hanya dapat dilewati dengan 1 ban saja. Ini menjadi alasan mengapa Gua Pindul hanya menggunakan ban, bukan sampan atau perahu karet. Namun jangan khawatir meskipun menggunakan ban namun satu rombongan sebanyak 10 orang bisa bebarengan masuknya.

Gua Pindul disebut sebagai tempat yang penuh dengan Misteri Horor yang berhubungan erat dengan Gua Glatik dan Mliwis Putih serta masih sedikit orang saja yang tahu akan misteri di dalamnya. Menurut informasi yang didapat mengatakan Gua Pindul adalah salah satu tempat bersemedi Danang Sutawijaya, Raja Mataram I.

Di tengah masyarakat masih beredar mitos jika ada orang yang bisa melihat maka dirinya akan tahu apa saja yang ada di dalam Gua Pindul dan siapa saja penghuni disana. 

Bukan hanya kali ini saja Gua Pindul memakan korban, namun beberapa kali terjadi dengan kasus yang sama, yaitu tenggelam di dalam air. Untuk menemukan mayatnya pun membutuhkan waktu yang sangat lama karena harus berhubungan dengan penjaga di tempat ini. 

Warga setempat yang diketahui bernama Slamet ini juga mengatakan kalau semua korban yang meninggal selalu pada hari Minggu Pahing, angka pada Minggu adalah 5 dan Pahing adalah 9 yang dijumlahkan adalah 14 yang berarti melambangkan air dan ikan menurut perhitungan Jawa. 

Karena posisi gua di sepanjang aliran sungai, konon bagian dalam gua ini sering digunakan untuk semedi atau bertapa. Di samping keadaan gelap, suasaa juga sangat sepi, sehingga hening dan pas untuk mengheningkan cipta. Lokasi tempat bertapa berada di kanan-kiri sungai, di antara stalaktit dan stalakmit. 

Sementara itu sejumlah mitos mewarnai isi gua tersebut. Di antaranya ada batu berbentuk lonjong menjulang ke atas. Konon, batu tersebut mempunyai khasiat membuat pria menjadi perkasa. Caranya adalah dengan memegang batu tersebut. “Jika ada pria memegang batu ini, maka ia akan menjadi pria perkasa,” kata seorang pemandu wisata, Haris.

Di sisi lain juga ada mitos terkait kaum hawa. Yakni pada bagian atap gua yang secara terus menerus meneteskan air. Konon, setiap perempuan yang terkena tetesan air tersebut, maka dia akan menjadi seorang wanita yang cantik nan jelita.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal