Perindo juga menyiapkan kartu tanda anggota (KTA) yang bisa diregistrasi agar masyarakat tercover asuransi. Saat ini sudah disebar lebih dari 5 juta, namun belum semuanya teregistrasi. “Kalau KTA habis, kita sudah siapkan. Tinggal koordinasi dengan DPW kita akan droping lagi,” katanya.
HT juga menekankan caleg Perindo harus terus berempati kepada masyarakat. Hampir semua daerah di Indonesia sedang dilanda demam berdarah. Perindo telah memiliki tim rescue yang siap melaksanakan fogging.
Menurut HT, cara seperti itu juga bisa menjadi senjata ampuh dalam menarik dukungan dari masyarakat. Belum lagi program dari Kartini Perindo yang akan melaksanakan bazar berupa pasar murah untuk meringankan warga yang hidup dalam garis kemiskinan.
HT juga menyiapkan anggaran untuk para saksi. Anggaran ini sudah disiapkan dari pusat dengan besaran yang cukul realistis. Keberadaa saksi tidak hanya mengawasi proses pemilihan saja, namun menjadi mesin untuk menarik pemilih agar mencoblos Perindo. “Minimal setiap saksi bisa membawa 5 orang pemilih, kita pasti lebih dari 4 persen,” katanya.
Ketua DPW Partai Perindo, DIY Nanang Sri Rokhmadi mengatakan strategi pemenangan pemilu di beberapa daerah pasti berbeda. Namun Perindo siap untuk menang agar bisa membentuk fraksi di setiap tingkatan.
Tinggal bagaimana caleg dan pengurus ini mendekati masyarakat. “Kita akan minta semuanya turun ke masyarakat agar target 2024 menjadi Partai terbesar tercapai,” tandasnya.