Mengerikan, Sopir Taksi Ini 17 Tahun Ditahan dan Disiksa di Guantanamo Tanpa Dakwaan

Sindonews
Syarifudin
Sopir taksi asal Pakistan Ahmed Rabbani disiksa tanpa dakwaan di kamp penahanan Teluk Guantanamo. (Foto/US Department of Defense)

Di sana juga penuh dengan pemukulan brutal, kurang tidur, dikuburkan di kuburan simulasi, ditelanjangi dan disiram dengan air dingin, dan tidak diberikan fasilitas mandi selama berbulan-bulan.

Menurut Reprieve, interogator Rabbani tahu bahwa "mereka memiliki orang yang salah" tetapi tetap menyiksanya.

Setelah lebih dari satu tahun di fasilitas CIA, Rabbani dipindahkan ke kamp penahanan Teluk Guantanamo di wilayah AS di Kuba.

Dia pun menghabiskan 17 tahun berikutnya di sana, tanpa dakwaan atau tanggal persidangan yang pasti.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

57 tahun lalu

Salah Sasaran, WNA asal Amerika Jadi Korban Penganiayaan di Lombok Tengah

57 tahun lalu

Heboh Bule Perempuan AS Bikin Kelas Aktivitas Seksual di Bali, Begini Modusnya

57 tahun lalu

Membanggakan, Siswi MAN 1 Brebes Diterima 4 Universitas Ternama di Amerika Serikat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal