Mengerikan, 21 Orang Tewas dalam Penembakan di Sekolah Dasar AS

Anton Suhartono
Penembakan di SD Robb, Texas, AS menewaskan 18 murid dan 3 guru. (Foto: Reuters)

Presiden Joe Biden memerintahkan warga untuk mengibarkan bendera setengah tiang sampai 28 Mei sebagai bentuk belasungkawa atas tragedi itu. Dia juga akan menyampaikan pidato.

Penembakan ini terjadi hanya 10 hari setelah tragedi di supermarket Buffalo, New York, yang menewaslan 10 orang. Penembakan itu bermotif rasial di mana pelaku, pria 18 tahun, menyiarkan aksi brutalnya melalui livestreaming di media sosial. Para korban sebagian besar kulit hitam.

Penembakan di Texas ini merupakan salah satu paling mematikan yang terjadi di institusi pendidikan AS. Pada Desember 2012, seorang pria membunuh 26 orang, termasuk 20 anak-anak berusia 5 hingga 10 tahun, di SD Sandy Hook, Connecticut. 

Kemudian pada 2018, seorang mantan siswa SMA Marjory Stoneman Douglas, Parkland, Florida, membunuh 17 siswa dan guru.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penembak Mati Remaja di OKI Ditangkap, Polisi Sita Revolver

57 tahun lalu

Remaja di OKI Sumsel Tewas Ditembak Teman saat Live TikTok dalam Kamar

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Takut Diburu Polisi, Pelaku Penembakan ASN di Metro Lampung Serahkan Diri ke Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal