Melihat Proses Pembuatan Mi Lethek Bantul, Dibuat Sejak 1940 Masih Gunakan Tenaga Sapi

Yohanes Demo
Proses pembuatan mi lethek di Kabupaten Bantul yang masih menggunakan tenaga sapi. (Foto: MPI Yohanes Demo)

Ia menjelaskan, mulanya baku singkong dan tepung tapioka tersebut dicampur dengan perbandingan 1:1. Setelah dicampur, kemudian adonan tersebut ditekan hingga berbentuk kotak. Setelah itu adonan dikukus dan kembali dicampur dengan tepung tapioka jika kadar airnya terlalu tinggi.

Kemudian, adonan kembali dipress untuk dibentuk menjadi mi lethek. Mi tersebut kemudian dikukus kembali agar lebih higienis dan menjadi tolak ukur kadaluarsa.

"Secara ilmiahnya dikukus dua kali itu mi akan menjadi lebih higienis dan menjadi tolak ukur expired. Mi lethek yang sudah kering bisa tahan satu tahun jika disimpan ditempat kering," katanya.

Proses pembuatan mie tersebut belum selesai disitu. Setelah dilakukan dua kali pengukusan, mi harus didiamkan selama semalaman. Keesokan harinya, mi lethek direndam dengan air untuk kemudian dijemur hingga kering.

Ferry mengatakan, mi lethek ini hanyalah sebuah sebutan. Pada dasarnya mi ini adalah mi singkong karena bahan bakunya yang berasal dari singkong.

"Pada prinsipnya ini mi singkong, mi lethek hanya sebuah sebutan karena mi ini berwarna kecoklatan. Kalau orang jawa bilangnya lethek," ungkapnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal