Melihat Museum Dirgantara, Ada Pesawat Bermesin Harley Davidson hingga Helikopter Kepresidenan

erfan erlin
Salah satu pesawat WEL-I RI-X koleksi Museum Dirgantara Mandala. Pesawat ini merupakan pesawat pertama hasil produksi Indonesia. (Foto: MPI/erfan Erlin)

YOGYAKARTA, iNews.id- Jika berkunjung ke Yogyakarta, maka ada baiknya mampir ke Museum Dirgantara Mandala milik TNI Angkatan Udara. Museum yang berada di Kompleks Lapangan Udara (Lanud) Adisutjipto kini telah bertransformasi menjadi destinasi yang sangat layak dikunjungi.

Kepala Museum Dirgantara Mandala, Kolonel Sus Yuto Nugroho mengatakan, berkunjung ke Museum Dirgantara Mandala tidak hanya melihat pesawatnya saja. Tetapi ketika berkunjung ke Museum ini juga bisa mendengarkan cerita-cerita yang menarik berkaitan dengan sejarah penerbangan di tanah air, terutama penerbangan militer.

"Bagaimana pesawat itu bisa terbang? Bagaimana dulu pesawat itu terbang berperan dalam operasi militer tertentu. apa ini yang mereka dengar," ujar Yuto saat menerima kunjungan rombongan Jurnalis Jakarta, Jumat (26/8/2022).

Harapannya dengan mendengar cerita tersebut maka masyarakat dapat mengetahui sejarah TNI Angkatan Udara. Di mana peran TNI adalah dalam menjaga wilayah dirgantara Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Museum ini menyimpan sejumlah foto tokohtokoh sejarah serta diorama peristiwa sejarah Angkatan Udara Indonesia. Sejumlah pesawat tempur dan replikanya juga terdapat di museum ini yang kebanyakan berasal dari masa Perang Dunia II dan perjuangan kemerdekaan.

Koleksi tersebut di antaranya adalah Pesawat Ki-43 buatan Jepang, Pesawat PBY-5A (Catalina), Replika pesawat WEL-I RI-X (pesawat pertama hasil produksi Indonesia), Pesawat A6M5 Zero Sen buatan Jepang, Pesawat pembom B-25 Mitchell, B-26 Invader, TU-16 Badger.

Kemudian Helikopter Hillier 360 buatan AS. Pesawat P-51 Mustang buatan AS, Pesawat KY51 Cureng buatan Jepang, Replika pesawat Glider Kampret buatan Indonesia, Pesawat TS-8 Dies buatan AS, pesawat Lavochkin La-11, Mig-15, MiG-17 dan MiG-21 buatan Russia hingga Rudal SA-758.

Museum Pusat TNI-AU Dirgantara Mandala juga memiliki koleksi berupa prototype bom sebanyak sembilan buah buatan Dislitbangau yang bekerjasama dengan PT Pindad dan PT Sari Bahari.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dramatis! Jenazah Korban Helikopter Jatuh Dievakuasi dengan Heli Caracal TNI AU

57 tahun lalu

Penampakan Pesawat Tempur dan Helikopter TNI AU Mendarat di Tol Trans Sumatera

57 tahun lalu

Pesawat Jet Tempur TNI AU Mendarat di Tol Trans Sumatera, F-16 dan Super Tucano

57 tahun lalu

Penampakan Artefak Kuno Abad 13 Ditemukan di Hutan Tritik Nganjuk

57 tahun lalu

Penyaluran Bantuan Korban Banjir di Sumatera Melalui Pesawat TNI AU Terkendala Jaringan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal