Masuki Musim Kemarau, Bulog DIY Jamin Stok Beras Aman

Kuntadi
Suasana penjualan beras di toko sembako yang berada di Pasar Wates. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Direktur BUMDes Jati Unggul Desa Jatirejo, Kulonprogo, Tristi Sintawati mengatakan, badan usaha yang dikelolanya selama ini membeli gabah di tingkat petani. Hasil panen itu selanjutnya diolah dan dijual ke pasaran.

Kendati demikian, serapan gabah dari petani di Kulonprogo terakhir dilakukan Mei silam. Saat itu produksinya juga mengalami penurunan karena dampak musim kemarau. Biasanya dalam satu hektar bisa memproduksi hingga 10 ton, namun yang lalu hanya 8 ton.

“Di gudang, kami masih memiliki 20-an ton dan ini terus kami putar,” ucapnya.

Di musim kemarau seperti ini, BUMDes Jati Unggul memperluas wilayah serapan gabah sampai di Purworejo, Jawa Tengah. Saat ini di wilayah selatan Purworejo juga sedang memasuki masa panen sehingga serapan dan stok beras akan semakin bertambah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

57 tahun lalu

Kebocoran Sumur Minyak di Sulsel Sebabkan Sawah Gagal Panen, Perusahaan Akan Beri Kompensasi

57 tahun lalu

Inflasi di Papua Stabil, Pj Gubernur Agus Fatoni Pastikan Harga dan Stok Beras Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal