Massa Gerakan Peduli Bangsa Datangi KPU DIY, Tolak Hasil Pemilu 2024

erfan erlin
Massa yang tergabung dalam Gerakan Peduli Bangsa mendatangi Kantor KPU DIY di Yogyakarta menolak hasil Pemilu 2024, Rabu (28/2/2024). (Foto: MPI)

KPU Bohongi Publik

Perwakilan Gerakan Bela Negara, Erlina menyampaikan, KPU yang diamanati oleh Undang-Undang (UU) sebagai penyelenggara pemilu telah melakukan pembohongan publik. Dia menyebut ada beberapa kebohongan publik yang disampaikan oleh KPU melalui media massa baik quick count maupun real count tidak sesuai hasil yang sebenarnya.

"Perbedaan jumlah suara di web KPU dengan C-1 TPS bukanlah salah input. Tapi kejahatan IT yang memang sudah direncanakan," kata Erlina di sela aksi.

Erlina menyebut, pelanggaran yang terjadi telah terstruktur, sistematis dan masif baik sebelum hari H sampai dengan setelah hari H.

Ada 7 tuntutan yang dibawa oleh massa dalam aksi kali ini mulai dari menolak segala bentuk kecurangan dalam pemilu 2024. Di antaranya, mendesak KPU dan Bawaslu menghentikan tayangan hasil hitung cepat (Quick Count) dan hasil hitung real (Real Count) oleh KPU hasil pemilu 2024 di seluruh media, mendesak dilakukannya audit forensik terhadap IT KPU (Sirekap).

Selain itu, mendesak penyelenggara pemilu untuk mediskualifikasi paslon 02 yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka karena diduga melanggar konstitusi dan merusak tatanan demokrasi yang sudah berjalan baik selama ini. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Gerebek Pabrik Minyakita di Sidoarjo, Diduga Kurangi Takaran Jeriken

57 tahun lalu

UPN Veteran Jatim Gagalkan Aksi Joki UTBK, Modus Pura-Pura Datang Terlambat

57 tahun lalu

Terkuak! Hari Pertama UTBK SNBT di Unesa Ditemukan Kecurangan Modus Joki

57 tahun lalu

Modus Curang Peserta UTBK di Undip Semarang, Bawa Ponsel hingga Alat Bantu Dengar

57 tahun lalu

Viral Konsumen Marahi Kasir Minimarket Diduga Curangi Harga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal