"Konflisk antara Hamas dan Israel itu meletus tanggal 7 Oktober sampai kemarin hari Jumat ini, jumlah korban jiwa sudah berjumlah 10.000 orang," ucapnya.
Sebanyak 3.700 anak kecil meninggal sehingga jika dibagi perhari, perjam, setiap 20 menit ada anak yang meninggal karena kebrutalan serangan dari Israel.
Oleh sebab itu sesuai dengan prinsip negara Indonesia yang menganut perdamaian dunia dalam salah satu tujuannya maka pemerintah dan rakyat Indonesia mengutuk dengan keras terjadinya kekerasan dan pembantaian tanpa pandang bulu yang terjadi di Gaza akibat serangan brutal Israel.
Dan PBB pada minggu lalu melalui voting suara mayoritas mutlak meskipun ada yang tidak setuju, 120 suara menyatakan setuju mengutuk tindakan Israel terhadap Palestina, terhadap Gaza. Sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dan pemerintah Indonesia ikut mengutuk tindakan itu.
"Karena itu pembunuhan luar biasa yang paling parah sepanjang 75 tahun konflik antara Israel dan Palestina Hamas," katanya.