Mahfud MD Sebut Ada Dugaan Praktik Penenggelaman Kapal Pekerja Migran Indonesia

erfan erlin
Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan adanya dugaan kesengajaan penenggelaman kapal Pekerja Migran Indonesia (PMI). Hal tersebut berdasarkan laporan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

"Dugaannya, praktik ini berlokasi di wilayah perairan Johor, Malaysia. Ya bisa jadi, bisa jadi, banyak terjadi seperti itu," kata Mahfud saat di UGM, akhir pekan lalu. 

Untuk memastikannya, Mahfud berencana meninjau sejumlah titik perairan yang diduga menjadi lokasi penenggelaman kapal pekerja migran. Dia akan berusaha ke tempat-tempat yang diduga melakukan pelanggaran tindak pidana penjualan orang.

Menurutnya, berbagai modus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dilakukan. Itu merupakan tindakan jahat, di mana orang dikirim ke luar negeri lalu dijadikan budak-budak lalu ditenggelamkan. 

"Kalau sakit dilempar ke laut itu kasus seperti itu banyak di dunia ini," ujar dia.

Bangsa Indonesia mulai terjerat atau terjebak ke hal-hal seperti itu di mana kejahatan perdagangan orang itu sudah mulai. Untuk itu, pemerintah akan menindak tegas hal tersebut karena memang ada undang-undang yang mengaturnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Gadis Indramayu Korban TPPO di China, Dipaksa jadi Pengantin Pesanan

57 tahun lalu

Polda Kepri Ungkap Dugaan TPPO, Pasutri di Banyuwangi Ditangkap

57 tahun lalu

Polres Belawan Ungkap 320 Kasus Kriminal selama 4 Bulan, dari Narkoba hingga Kejahatan Jalanan

57 tahun lalu

Polda Riau Bongkar Sindikat PMI Ilegal di Dumai, 68 Orang Diamankan Dalam Hutan

57 tahun lalu

Terungkap Pengiriman TKI Ilegal ke Malaysia di Dumai, 68 Orang Ditangkap di Pantai dan Hutan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal